Inilah Nama Resmi Dua Satelit Terbaru Pluto

Pluto, planet katai yang paling dikenal di tata surya memiliki lima buah satelit, dengan tiga satelit telah dinamai sebelumnya, yaitu Charon, Nix, dan Hydra. Sementara itu, dua satelit lainnya baru saja dinamai secara resmi oleh International Astronomical Union (IAU). Dua satelit dari Pluto, yang sebelumnya dinamakan S/2011 (134340) 1 atau P4 dan S/2012 (134340) 1 atau P5, saat ini telah memiliki nama resmi, yaitu Kerberos dan Styx.

Gambar yang diambil oleh teleskop Hubble tahun 2012

Gambar yang diambil oleh teleskop Hubble tahun 2012

Satelit keempat dan kelima Pluto tersebut dinamakan secara resmi pada tanggal 2 Juli 2013 setelah diadakannya kontes dan jajak pendapat kepada publik oleh SETI Institute. Agar nama-namanya konsisten dengan nama-nama satelit Pluto yang lainnya, nama satelit tersebut harus diambil dari mitologi klasik, khususnya yang berhubungan dengan “neraka” dan dunia bawah tanah.

Kontes penamaan tersebut diakhiri dengan beberapa nama seperti Vulcan, Cerberus, dan Styx, yang menjadi peringkat satu, dua, dan tiga. Namun, nama Vulcan telah dipakai untuk sebuah planet hipotesis antara Matahari dan Merkurius. Meskipun planet tersebut tidak ada, istilah “vulcanoid” tetap digunakan untuk setiap asteroid yang ada di dalam orbit Merkurius. Sehingga nama Vulcan tidak dapat diterima sebagai nama untuk salah satu satelit Pluto – juga dikarenakan Vulcan tidak sesuai dengan mitologi dunia bawah tanah. Sebaliknya, nama yang paling populer nomor tiga, yaitu Styx, dipilih untuk menamai salah satu satelit Pluto. Styx merupakan nama dewi yang memerintah atas sungai bawah tanah dalam mitologi kuno. Sementara itu, Cerberus adalah nama anjing berkepala banyak yang menjaga pintu masuk neraka menurut mitologi Yunani kuno. Jadi, yang diusulkan untuk menjadi nama kedua satelit Pluto adalah pemenang kontes nomor dua dan tiga yaitu Cerberus dan Styx. Setelah dilakukan musyawarah di IAU, nama Cerberus akhirnya diubah menjadi Kerberos, ejaan Yunani dari kata Cerberus, untuk menghindari kebingungan dengan sebuah asteroid yang disebut 1865 Cerberus.

“IAU dengan bangga mengumumkan bahwa hari ini telah resmi diakui nama Kerberos dan Styx untuk satelit keempat dan kelima Pluto“, ujar IAU dalam sebuah pernyataan di website-nya. “Nama-nama ini didukung oleh pemilih dalam sebuah kontes yang diadakan baru-baru ini, yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyarankan nama untuk dua satelit yang baru ditemukan di planet kerdil yang paling terkenal di Tata Surya.”

Maka, saat ini Pluto secara resmi memiliki lima buah satelit yang masing-masing bernama Charon, Nix, Hydra, Kerberos, dan Styx. Selamat untuk Pluto!


Sumber: International Astronomical Union (IAU)



Teks dari artikel di atas memakai Lisensi CC BY-SA. Sertakan tautan postingan ini jika Anda mengutip, menyalin, mendistribusikan, dan/atau menampilkan sebagian/keseluruhan dari teks di atas.

Bagikan ke:

Tulisan Terkait